Maaf... Blog ini Hiatus dulu untuk waktu yang belum dapat ditentukan!

Pengkabelan 3 speaker secara Paralel


Berapa total impedansi speaker jika kita men-Paralel tiga buah speaker?

Tentu kita belum bisa memastikan tanpa mengetahui impedansi dari masing-masing speaker yang akan kita Paralel. Untuk mengetahuinya, silahkan lihat pada label pada magnet speaker, pada dus atau langsung di sablon oleh produsen pada magnetnya.

Jika sudah dapat, kita pun bisa untuk mulai menghitung total impedansinya.

Ilustrasi pengkabelan,

3 speaker Paralel

Paralel 2Ω + 2Ω + 2Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang masing-masingnya 2 Ω, maka total impedansinya adalah 0,666666666667 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 100 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 100 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 100 Watt.

Paralel 2Ω + 2Ω + 4Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 2 Ω + 2 Ω + 4 Ω. Maka total impedansinya adalah 0,8 Ω.

Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 2 Ω dan speaker C kita umpamakan 4 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 120 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 120 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 60 Watt.

Paralel 2Ω + 2Ω + 6Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 2 Ω + 2 Ω + 6 Ω. Maka total impedansinya adalah 0,857142857143 Ω.

Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 2 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 128,571428571 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 128,571428571 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 42,8571428571 Watt.

Paralel 2Ω + 2Ω + 8Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 2 Ω + 2 Ω + 8 Ω. Maka total impedansinya adalah 0,888888888889 Ω.

Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 2 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 133,333333333 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 133,333333333 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 33,3333333333 Watt.

Paralel 2Ω + 4Ω + 6Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 2 Ω + 4 Ω + 6 Ω. Maka total impedansinya adalah 1,09090909091 Ω.

Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 163,636363636 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 81,8181818182 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 54,5454545455 Watt.

Paralel 2Ω + 4Ω + 8Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 2 Ω + 4 Ω + 8 Ω. Maka total impedansinya adalah 1,14285714286 Ω.

Speaker A kita umpamakan 2 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 171,428571429 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 85,7142857143 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 42,8571428571 Watt.

Paralel 4Ω + 4Ω + 4Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang masing-masingnya 4 Ω, maka total impedansinya adalah 1,33333333333 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 100 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 100 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 100 Watt.

Paralel 4Ω + 4Ω + 6Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 4 Ω + 4 Ω + 6 Ω. Maka total impedansinya adalah 1,5 Ω.

Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 6 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 112,5 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 112,5 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 75 Watt.

Paralel 4Ω + 4Ω + 8Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 4 Ω + 4 Ω + 8 Ω. Maka total impedansinya adalah 1,6 Ω.

Speaker A kita umpamakan 4 Ω, Speaker B kita umpamakan 4 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 120 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 120 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 60 Watt.

Paralel 6Ω + 6Ω + 6Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang masing-masingnya 6 Ω, maka total impedansinya adalah 2 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 100 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 100 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 100 Watt.

Paralel 6Ω + 6Ω + 8Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang berbeda ohm. Misalnya 6 Ω + 6 Ω + 8 Ω. Maka total impedansinya adalah 2,18181818182 Ω.

Speaker A kita umpamakan 6 Ω, Speaker B kita umpamakan 6 Ω dan speaker C kita umpamakan 8 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 109,090909091 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 109,090909091 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 81,8181818182 Watt.

Paralel 8Ω + 8Ω + 8Ω

Jika kita men-Paralel 3 speaker yang masing-masingnya 8 Ω, maka total impedansinya adalah 2,66666666667 Ω. Jika kita mensuplai ketiga speaker Paralel ini dengan total daya misalnya 300 Watt, maka Speaker A akan mendapatkan daya 100 Watt, Speaker B akan mendapatkan daya 100 Watt dan Speaker C akan mendapatkan daya 100 Watt.

Mengingat dan menimbang perbandingan diatas. Maka, akan lebih baik jika kita men-Paralel speaker dengan Ohm dan Watt yang sama. Ini bertujuan agar speaker maupun ampli yang di gunakan lebih aman selama beroperasi.

Keakuratan perhitungan bukan lah hal mutlak, kamu bisa mencek kembali dengan meteran yang semestinya.

0 komentar:

Post a Comment

Kolom komentar tersedia hanya untuk diskusi dan bukan sarana untuk promosi.
Komentar menggunakan media sosial seperti Facebook dan lain-lain sengaja di nonaktifkan karena sering di salahgunakan.
Mohon untuk tidak menyisipkan link promosi pada kolom komentar.